LIBERNASNEWS.COM, JENEPONTO — Aksi cepat dan penuh kepedulian ditunjukkan mahasiswa Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) Komisariat Institut Turatea Indonesia (INTI) dengan turun langsung ke jalan menggalang dana bagi korban kebakaran di Dusun Linrungloe, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Senin (23/3).
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, itu menyebabkan kerugian besar. Sedikitnya dua unit rumah warga hangus dilalap api. Tidak hanya itu, lima unit sepeda motor, empat ekor kambing, satu unit traktor, hingga peralatan elektone turut musnah dalam kejadian tersebut.
Merespons musibah tersebut, mahasiswa HPMT Komisariat INTI bergerak cepat melakukan aksi solidaritas. Mereka tampak turun ke jalan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi membantu para korban.
Ketua HPMT Komisariat INTI, Fadly, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai mahasiswa dan pemuda. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Aksi penggalangan dana ini mulai dilaksanakan sejak Minggu, 22 Maret 2026, dan direncanakan berlangsung selama tiga hari. Lokasi kegiatan dipusatkan di jalan poros Jeneponto–Bantaeng, tepatnya di wilayah Kecamatan Binamu, yang dikenal sebagai jalur strategis dengan mobilitas tinggi.
Seluruh pengurus dan kader HPMT Komisariat INTI turut dilibatkan dalam aksi kemanusiaan ini. Mereka secara bergantian turun ke lapangan, menyapa pengguna jalan, dan mengajak masyarakat untuk berbagi.
Aksi ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih kuat di tengah masyarakat.
(Nasir Tinggi/Red)






