Rumah Janda St. Siang dg Kebe Nyaris Roboh, Butuh Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan

LIBERNASNEWS.COM, JENEPONTO — Kondisi memprihatinkan dialami seorang janda bernama St. Siang dg Kebe, warga kelurahan Balang toa, kecamatan Binamu,  Jeneponto, yang saat ini menghuni rumah panggung yang hampir sepenuhnya rusak dan tidak lagi layak digunakan, Jumat (12/12/2025).

Dari hasil peninjauan di lapangan, tampak bahwa bangunan tua tersebut berada dalam keadaan sangat kritis: rangka kayu rapuh, dinding bolong, serta atap yang sebagian besar runtuh.

Rumah panggung yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru berubah menjadi ancaman keselamatan bagi pemiliknya. Bagian depan bangunan terlihat condong dan ditopang oleh sisa-sisa tiang yang sudah lapuk dimakan usia. Lantai rumah tidak lagi rata, bahkan beberapa bagian telah ambles sehingga menyulitkan penghuni untuk beraktivitas. Jendela dan pintu yang dulunya berfungsi kini hanya tersisa rangka, sementara dinding tampak berlubang dan tidak mampu lagi menahan angin ataupun hujan.

Pada sisi samping rumah, kerusakan terlihat jauh lebih parah. Hampir seluruh rangka atap telah patah, menyisakan balok-balok gantung yang rawan jatuh sewaktu-waktu. Seng penutup atap terlepas, dinding kayu terbelah, dan sebagian ruangan kini terbuka begitu saja terkena cuaca. Perabotan yang masih ada pun tampak bercampur dengan sisa-sisa material bangunan yang telah runtuh.

Di tengah kondisi tersebut, St. Siang dg Kebe tetap berusaha menjalani hidupnya seadanya. Ia tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperbaiki rumahnya, terlebih sebagai seorang janda yang mengandalkan bantuan keluarga dan tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini membuatnya rentan, terutama saat musim hujan dan angin kencang yang sewaktu-waktu bisa memperburuk keadaan rumahnya.

Sejumlah warga setempat menyampaikan keprihatinannya dan berharap pemerintah daerah, lembaga sosial, serta para dermawan dapat memberikan perhatian lebih. Menurut mereka, rumah ini sudah sangat berbahaya untuk ditempati dan membutuhkan penanganan segera sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kondisi rumah St. Siang dg Kebe menjadi potret bahwa masih banyak masyarakat yang tinggal dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Bantuan berupa rehabilitasi rumah, bedah rumah, atau dukungan material sangat diharapkan agar ia dapat kembali tinggal dengan aman, nyaman, dan bermartabat.

(Muh Ikbal/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *