LIBERNASNEWS.COM, JENEPONTO — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pers Reformasi Nasional (Sepernas) Kabupaten Jeneponto periode 2025–2029 berlangsung meriah di Aula Pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Minggu (14/12/2025). Kemeriahan acara terlihat dari kehadiran pengurus Sepernas dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan mengusung tema “Terbinanya Insan Pers yang Profesional, Independen, dan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Etik Jurnalistik.”
Tema tersebut menegaskan komitmen Sepernas dalam memperkuat peran pers yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Pelantikan ini dihadiri Ketua DPP Sepernas, Sekretaris Jenderal serta Ketua Umum DPP Sepernas, para Ketua DPW Sepernas se-Indonesia, unsur Forkopimda seperti Dandim 1425 dan Kapolres Jeneponto, serta jajaran pengurus DPC Sepernas dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Sepernas Kabupaten Jeneponto terpilih, Nasir Tinggi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta.
Ia juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, seraya berharap pelantikan yang dirangkaikan dengan Rakernas ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi organisasi.
Sementara itu, Ketua DPW Sepernas Sulawesi Selatan, Suardi Kulle, menegaskan bahwa terpilihnya Nasir Tinggi sebagai Ketua DPC Sepernas Jeneponto merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh anggota di Jeneponto.
Ia pun mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus DPC Sepernas Jeneponto yang dinilainya luar biasa karena disaksikan langsung oleh pengurus Sepernas se-Indonesia.
Ketua DPP Sepernas, Laode Lasirun, turut mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPC Sepernas Kabupaten Jeneponto yang telah resmi dilantik untuk periode 2025–2029.
Ia menegaskan bahwa selain pelantikan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Rakernas sebagai agenda tahunan organisasi yang hasilnya akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh ustaz, berlangsung khidmat hingga akhir kegiatan.
(Tojeng)












