LIBERNASNEWS.COM, JENEPONTO — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Jeneponto, Kodim 1425/Jeneponto menggelar Apel Kesiapsiagaan Terpadu, Rabu (3/12/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, sebagai bentuk komitmen TNI dalam memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat di tengah dinamika cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.
Apel berlangsung penuh disiplin dan kekhidmatan, diikuti oleh berbagai unsur penting, antara lain Kasdim 1425/Jeneponto, pimpinan OPD terkait, personel Kodim 1425/Jeneponto, Polres Jeneponto, Satpol-PP, Dishub, BPBD, Dinsos, Dinkes, hingga relawan Tagana. Kehadiran lintas instansi ini memperlihatkan kuatnya sinergi pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menyiapkan barisan tangguh menghadapi bencana.
Sebagai rangkaian kegiatan, dilakukan pemeriksaan pasukan dan pengecekan alat penanggulangan bencana, mulai dari kendaraan operasional, peralatan evakuasi, komunikasi, hingga logistik pendukung lainnya. Hal ini memastikan seluruh unsur siap diterjunkan kapan pun situasi darurat terjadi.
Dandim Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa dalam amanatnya menegaskan bahwa bencana alam tidak dapat diprediksi, sehingga seluruh personel wajib mengutamakan kesiapsiagaan, ketelitian, dan kecepatan bertindak.
“Bencana tidak bisa ditebak, namun kesiapan kita dapat menentukan seberapa besar dampaknya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan yang hadir. Menurutnya, kebersamaan dan koordinasi yang solid menjadi kekuatan strategis dalam mengurangi risiko bencana di Jeneponto.
“Sinergi inilah yang membuat kita semakin kuat. Tidak ada keberhasilan penanganan bencana tanpa koordinasi yang baik,” ujarnya.
Mengakhiri sambutan, Dandim menekankan pentingnya profesionalisme, kepekaan, dan rasa tanggung jawab dalam setiap tugas penanganan bencana. Ia berharap apel ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat kewaspadaan dan kapasitas seluruh personel.
“Tunjukkan bahwa kita adalah garda terdepan yang siap memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Jeneponto,” tutupnya.
(Muh Ikbal/Red)












