LIBERNASNEWS.COM, JENEPONTO — Upaya peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas padi, terus menjadi perhatian serius bagi para petani dan pemerintah di Kabupaten Jeneponto. Salah satu langkah strategis yang kini mulai diterapkan oleh petani di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, adalah penggunaan sistem tanam jajar legowo 4:1. Metode ini diyakini mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki tata kelola lahan pertanian secara lebih efektif dan berkelanjutan, Rabu (19/11/2025).
Sistem jajar legowo merupakan pola tanam dengan pengaturan jarak yang terukur, di mana empat barisan tanaman padi diselingi oleh satu barisan kosong. Ruang kosong ini difungsikan untuk memberikan intensitas cahaya matahari yang lebih optimal kepada setiap rumpun padi, sekaligus menyediakan ruang tumbuh yang lebih leluasa sehingga tanaman dapat berkembang secara maksimal.
Selain meningkatkan efisiensi penyerapan cahaya matahari dan memperbaiki sirkulasi udara di antara tanaman, pola ini juga mempermudah petani dalam melaksanakan berbagai kegiatan teknis di lapangan. Termasuk di dalamnya pemupukan, penyiangan gulma, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta pemanenan. Melalui tata letak yang lebih sistematis, petani diharapkan dapat bekerja lebih cepat, tepat, dan efisien.
Penerapan sistem jajar legowo 4:1 di Kecamatan Bangkala Barat juga mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi maupun pusat. Kebijakan ini selaras dengan upaya mendorong kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah pusat melalui program pertanian yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada peningkatan kesejahteraan petani dan optimalisasi produksi padi nasional.
Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Selatan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program swasembada pangan tersebut.
Camat Bangkala Barat yang turut hadir dalam kegiatan penanaman ini menegaskan bahwa penerapan metode jajar legowo merupakan inovasi penting bagi masyarakat petani di wilayahnya. Ia berharap metode tersebut dapat menjadi standar baru dalam budidaya padi sehingga mampu membawa peningkatan signifikan terhadap hasil panen di musim tanam berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para petani yang mulai menerapkan pola tanam jajar legowo. Metode ini terbukti secara teknis dapat meningkatkan produktivitas. Semoga inovasi ini mampu memberikan hasil panen yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Bangkala Barat,” ujarnya.
Kegiatan penerapan sistem jajar legowo 4:1 di Desa Beroanging turut dihadiri oleh Camat Bangkala Barat, Kepala Kelurahan Bulujaya, Kepala Desa Beroanging, PPK Bangkala Barat, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Bangkala Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan peningkatan kapasitas petani melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih modern dan adaptif.
Dengan adanya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan penyuluh pertanian, diharapkan Kecamatan Bangkala Barat dapat menjadi contoh penerapan sistem tanam modern yang efektif. Upaya ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jeneponto.
(Muh Ikbal/Red)












