LIBERNASNEWS.COM,TAKALAR – Jamaah Masjid Agung Takalar mengeluhkan pembongkaran tempat wudhu yang dilakukan beberapa waktu lalu namun hingga kini diduga dibiarkan terbengkalai.
Kondisi tersebut sangat disayangkan, mengingat fasilitas wudhu merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah.
Situasi ini membuat sebagian jamaah terganggu kenyamanannya saat akan menunaikan salat. Mereka berharap fasilitas tersebut segera kembali di perbaiki agar aktivitas ibadah di Masjid Agung dapat berjalan dengan baik dan layak.
Ketua LSM Pemantik, yang akrab disapa Daeng Guling, turut menyoroti kondisi tersebut. Saat ditemui di Warkop Talisea, Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali, Senin (24/11/2025), ia menegaskan bahwa pembongkaran tanpa penyelesaian cepat menunjukkan lemahnya perhatian terhadap fasilitas publik.
Menurutnya, Kontraktor yang melaksanakan kegiatan ini harus segera mempercepat pekerjaan tempat wudhu mengingat Masjid Agung Takalar merupakan salah satu titik keramaian yang setiap hari dikunjungi jamaah dari wilayah setempat maupun masyarakat luar daerah yang melintas.
“Fasilitas umum seperti ini tidak boleh dibiarkan mangkrak karena menyangkut kebutuhan ibadah banyak orang. Pemerintah harus memastikan proses pembenahan berjalan cepat dan tanggap,” tegas Daeng Guling
(*)






