Polisi Didesak Bertindak, Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan Oleh Geng Motor di Makassar 

LIBERNASNEWS.COM, MAKASSAR — Aksi brutal geng motor kembali mencoreng keamanan Kota Makassar. Kali ini, seorang wartawan senior, Andi Umar Dg Tiro (44), menjadi korban pengeroyokan saat melintas bersama anak perempuannya di kawasan Jalan Sultan Alauddin–Emmy Saelan, pada Rabu (15/10) sekitar pukul 23.00 WITA.

Kepada awak media, Umar menuturkan peristiwa itu terjadi ketika ia dalam perjalanan pulang menuju rumah. Tanpa diduga, sekelompok geng motor berjumlah lebih dari sepuluh orang menghadang mereka di tengah jalan.

“Tiba-tiba sekelompok geng motor dari arah Jalan Emmy Saelan keluar dan menghadang kami tanpa alasan. Mereka mencoba merampas motor dan mengganggu anak saya. Karena khawatir terjadi sesuatu, saya suruh anak saya lari, sementara saya mencoba melawan mereka,” jelas Umar.

Ia menambahkan, beberapa pelaku tampak membawa senjata tajam dan berusaha melukai dirinya. Beruntung, warga sekitar yang melintas segera memberikan pertolongan hingga para pelaku kabur meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian tersebut, Umar mengalami luka di bagian lutut, telapak tangan, dan bahu akibat tusukan benda tajam. Ia kemudian mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Makassar dan melaporkan insiden tersebut ke Polsek Rappocini.

Laporan resmi telah teregister dengan Nomor: LP/B/404/X/2025/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULSEL, tertanggal 16 Oktober 2025.

Kapolsek Rappocini melalui Ka SPKT Aipda Surianto membenarkan laporan tersebut.

“Kasus ini kami tangani sesuai prosedur. Dugaan sementara adalah tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP,” ujarnya.

Meningkatnya aksi kekerasan yang melibatkan geng motor di Makassar kini menjadi perhatian serius. Warga menuntut aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelaku dan menumpas jaringan geng motor yang semakin meresahkan masyarakat.

“Makassar saat ini tidak aman. Sudah saatnya aparat bertindak tegas sebelum ada korban berikutnya,” tegas Umar.

(Muh Ikbal/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *